Catatan: Tulisan ini dipindahkan dari blog Tumblr lama @senjadisoreitu — ditulis 2015-08-02.

Gambar 1

Menyusuri jalan ini, jalan yang telah mengukir jalan ceritanya sendiri, kau tahu ? meski hening menjadi saksi langkah ini tetap saja berjalan. Karena ia yakin suatu saat jalan itu akan menunjukkan ujungnya, dimana tangan mungil mu sudah menunggu di atas perahu itu, yang telah tersandar peluh dan waktu pun tak pernah tahu,

Dalam perlahan… sendu angin menemani langkah kecil itu, sejenak kurebahkan raga lelah ini di dipan peraduan di sana, dan terfikir akan apakah mampu dalam membentangkan layar bahtera itu, terpejam mata ini tersadar riuk ombak bertalu di tepian dermaga jingga, teringat canda manis yang selalu menghias lembaran kisah kita, aku tahu tak akan pernah kau mampu menarik layar lebar itu, jua lah saat diterpa alunan ombak dan nafas badai yang menghujam, tetapi saat tergenggam tangan lusuhmu dengan kedua tangan suci itu, meski terombang lautan kelam, bahtera mu masih tetap bertahan gagah, karena kau tahu ..

Bersamamu aku mampu…

#02-08-15